Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

EKSPOSE PANEN PADI HASIL APLIKASI IPTEK ARANG TERPADU DI CIANJUR

07 Agustus 2017, 09:20 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

Foto bersama setelah penyerahan teknologi alat pembuatan asap cair dan alat pencacah ranting dan daun dari P3HH ke Kelompok Tani dan Pondok Pesantren Al-Musri

(P3HH INFO)CIANJUR - “Padi yang diberi ARKOBA (Arang Kompos Bioaktif) hasilnya berbeda dengan yang menggunakan pupuk anorganik. Ketika dibuat kecambah untuk budidaya, hasil kecambahnya lebih banyak dari yang tidak menggunakan ARKOBA. Bulir padi yang dihasilkan padat berisi, nampak lebih besar dibandingkan dengan sebelum pemakaian ARKOBA dan asap cair”, demikian penuturan Ade, dari Kelompok Tani Itik Kulir. Ade menuturkan bahwa pada lahan 4000 m2 areal penanaman padi yang diberi arang dan cuka kayu, tampak tanahnya lembab. Hal ini baik untuk kesuburan lahan, berbeda dengan lahan yang diberi pupuk anorganik ketika dipanen tanahnya menjadi keras.

Kegiatan Ekspose ini dilakukan oleh Pusat Litbang Hasil Hutan melalui kegiatan Panen Padi Hasil Arang terpadu di Komplek Pesantren AL-Nuriah Cianjur. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pusat Litbang Hasil Hutan (P3HH) dengan Pemda Cianjur dan Pesantren. Program utamanya adalah penanaman padi dengan teknik arang terpadu pada lahan sawah yang ada di Pesantren. Selain itu P3HH menyerahkan alat untuk pesantren diantaranya alat pembuatan cuka kayu dan arang kompos, dan satu unit perontok padi.

Acar Ekspose ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Pangan Dr. Ir. Hj. R. Sabrina, M.Si., Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Jaringan dan Kerjasama Masyarakat Daerah (Dr. Ir. Bejo Santoso), Wakil Bupati Cianjur (H. Herman Suherman, M.Si), Kelompok tani, dan masyarakat.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Cianjur, H. Eman Suherman, M.Sc menyampaikan bahwa salah satu amal yang dibawa mati ialah ilmu yang bermanfaat, dan ini yang dilakukan oleh Peneliti P3HH dan salah satu Penyuluh Kehutanan Balai pengelolaan Hutan Wilayah II Cianjur (Jaojah, SP) yang konsisten terus berupaya mensosialisasikan IPTEK Arang Terpadu ini kepada masyarakat.

Penyuluh Jaojah memberikan bimbingan terhadap petani mengenai penggunaan ARKOBA dan Asap Cair. Sejalan dengan itu, Bupati Cianjur akan mencanangkan Cianjur sebagai sentra padi dan sudah bertekad untuk tidak membangun lahan di persawahan demi mempertahankan daerah persawahan. Tanah-tanah persawahan di Cianjur akan dikuasai oleh pemerintah dan akan diterbitkan aturan untuk membatasi laju perubahan lahan sawah untuk perumahan. Jenis padi yang akan dipertahankan adalah jenis pandanwangi.

Lebih lanjut Wakil Bupati menyampaikan Cianjur akan memiliki Badan Usaha Milik Pemerintah/Daerah untuk menangani masalah petani. Salah satunya dalam hal penanganan harga setelah panen yang selama ini dipermainkan oleh tengkulak yang mengakibatkan petani tidak merasakan hasil yang maksimal. Badan usaha ini akan memberi pinjaman uang tanpa bunga dengan adanya rekomendasi dari penyuluh yang sudah ditunjuk.

Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan Dr. Dwi Sudharto menyampaikan P3HH mempunyai Teknologi dan tenaga ahli, sedangkan Cianjur mempunyai bahan baku dan lahannya. Ini sejalan dan P3HH siap membantu kedepannya untuk lebih mengembangan Cianjur dalam bidang pertanian ataupun perkebunan yang organik dan Motto Cianjur jago menjadi tercapai karena ada dukungan dari P3HH. Lebih lanjut, Dwi mengungkapkan, aplikasi arang tidak hanya pada padi, akan tetapi dapat diaplikasikan pada kopi. Hal ini sudah dilakukan di Kecamatan Campaka, disekitar Gunung Padang, Cianjur. Untuk itu, Dwi berharap kerjasama dapat terus berlanjut dengan Pemkab Cianjur, dimana banyak IPTEK lain yang sudah dihasilkan dalam bidang hasil hutan bukan kayu (HHBK), bioenergi, pengolahan kayu, Biodisel, Bioethanol, yang perlu disebarluaskan.

Pusat Litbang Hasil Hutan akan terus menyebarluaskan hasil IPTEK untuk kegiatan masyarakat Cianjur karena sudah bekerjasama lebih dari 10 tahun dan akan terus ditingkatkan demi pengembangan kapasitas masyarakat Cianjur, meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat setempat.

Penulis: Dede Rustandi

Editor: Gunawan Pasaribu, M.Si dan Ayit T. Hidayat, M.Sc


Lampiran: 0
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )