Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

AYO KUNJUNGI BULU TOMBOLO DAN LIHAT KUPU-KUPU LANGKA DI TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG

12 Maret 2018, 08:15 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

Pengelolaan kawasan konservasi berbasis masyarakat terus dikembangkan KLHK. Sebagaimana dilakukan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Konservasi (KSDAE), melalui Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul), yang mengembangkan pengelolaan ekowisata Bulu Tombolo bersama Kelompok Masyarakat Dusun Pattiro, di Desa Labuaja, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Bulu Tombolo berada di zona tradisional yang merupakan wilayah kerja Resor Camba TN Babul. Dengan potensi alam yang dimilikinya, lokasi ini sangat layak menjadi destinasi wisata, serta dapat menjadi
alternatif mata pencaharian bagi masyarakat", tutur Sahdin Zunaidi, Kepala Balai TN Babul.

Selain Bulu Tombolo, TN Babul juga sangat dikenal dengan keberadaan berbagai jenis kupu-kupu, salah satunya adalah jenis Graphium androcles yang sangat langka dan menjadi lambang kawasan ini. Berdasarkan hasil monitoring kupu-kupu tahun 2010-2017 oleh Pengendali Ekosistem Hutan TN Babul, jenis ini G. androcles selalu hadir setiap tahunnya.

Berita selengkapnyadisini

Sumber:

http://ppid.menlhk.go.id/berita_foto/browse/1063

Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )