Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

MENGENALI SOSOK PEMIMPIN PEMBANGUNAN KEHUTANAN BERKESINAMBUNGAN 2019

09 Mei 2018, 09:41 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 8 Mei 2018. Peran hutan memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam kurun waktu kini dan mendatang. Hutan beserta ekosistemnya dituntut untuk mendukung ketahanan pangan nasional, energi, dan air; peningkatan nilai tambah dan daya saing nasional berbasis sumber daya alam; serta pengendalian perubahan iklim; dan mitigasi bencana. Pembangunan kehutanan nasional harus terus berjalan dan berlanjut secara berkesinambungan, sementara tahun 2019 adalah tahun politik dimana terdapat agenda nasional pemilihan umum secara serentak untuk memilih pemimpin.

Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Relawan Jaringan Rimbawan (RJR) dengan tema “Mengenali Pemimpin Nasional 2019 Dalam Rangka Pembangunan Kehutanan Indonesia yang Berkesinambungan”, di Jakarta (8/05/2018), bermaksud mendengar dari para panelis kriteria yang masuk dalam radar pemimpin nasional di tahun 2019. Pola kepemimpinan nasional yang layak dan mampu memberikan nilai yang kondusif dalam pembangunan hutan yang lestari dan berkesinambungan dimasa sekarang dan akan datang.

Dalam sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang dibacakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK, Helmi Basalamah, menyatakan untuk menjaga pembangunan Indonesia yang berkesinambungan, diperlukan sosok pemimpin yang mampu mengartikulasikan kondisi, dan mengeksekusi tindakan yang tepat dalam mewujudkan pembangunan hutan menuju hutan lestari dan masyarakat sejahtera. "Pemimpin yang mampu menjaga ritme pembangunan kehutanan yang berkelanjutan, dan mampu mengatasi fenomena yang terjadi", ucap Helmi.

Berita selengkapnya klikdisini

Sumber:

http://ppid.menlhk.go.id/berita_foto/browse/1162

Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )

XYLARIUM BOGORIENSE 1915.