Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

TINGKATKAN PERINGKAT INDEKSASI INSTITUSI, P3HH SELENGGARAKAN ALIH INFORMASI SINTA (SISTEM INDEKS DAN SITASI INDONESIA)

28 Agustus 2018, 08:58 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

Alih informasi Sistem Indeks dan Sitasi Indonesia (SINTA) di Ruang Rapat “Cendana” P3HH Bogor (27/08/2018)



P3HH (Bogor, 27 Agustus 2018) - Nilai indeksasi Institusi Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam hal kinerja riset melalui publikasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang bereputasi nasional maupun internasional dan memiliki impact factor yang berarti telah disitasi oleh peneliti lainnya, saat ini masih dianggap memiliki rapot merah oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kriteria rapor merah merupakan hasil penilaian Sistem Indeks dan Sitasi Indonesia (SINTA) yang dibuat oleh Kemenristekdikti. BLI KLHK termasuk di dalamnya Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) berada pada peringkat 388 dari sekitar 4400 institusi dan perguruan tinggi. Artinya peringkat instistusi dan peneliti BLI saat ini masih memiliki skor yang sangat rendah dibandingkan institusi litbang dan perguruan tinggi lainnya, demikian disampaikan Dr. Lukman, M.Si (Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Jurnal, Kemenristekdikti) selaku narasumber pada saat menyampaikan materi sosialisasi/alih informasi SINTA kepada jajaran peneliti dan pengelola Jurnal Penelitian Hasil Hutan (JPHH) di Ruang Rapat “Cendana” Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH), Bogor, Selasa, 27/08/2018.

“Saat ini institusi yang memiliki peringkat pertama adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), akan tetapi skor peringkat ini masih bersifat sementara, karena peringkat tersebut berdasarkan kondisi sebenarnya (live) pada saat ini. Rendahnya peringkat indeksasi BLI bukan karena para penelitianya belum banyak menghasilkan KTI yang terindeks bereputasi internasional (Scopus) dan memiliki impact factor yang tinggi, namun karena hingga saat ini para peneliti lingkup BLI baru sebanyak 3 orang saja yang sudah teregistrasi di SINTA yaitu; Dr. Maman Turjaman, Dr. Haruni, dan Dr. Saptadi Dharmawan. Untuk meningkatkan pemeringkatan indeks baik institusi maupun penelitinya, maka diharapkan agar semua peneliti lingkup BLI, termasuk peneliti P3HH untuk segera terdaftar pada SINTA, karena sistem pemeringkatan di SINTA itu bersifat dinamis, dan sewaktu-waktu dapat berubah”, kata Lukman.


Pada kegiatan alih informasi ini dilakukan pula registrasi peneliti P3HH secara langsung dengan bimbingan nara sumber kepada beberapa peserta yaitu Prof. Dr. Gustan Pari, M.Si, Ir. Totok Kartono Waluyo, M.Si dan Jamaludin Malik, S.Hut., MT. Proses pembelajaran melalui paparan dan praktek registrasi ini diharapkan dapat meningkatkan peringkat indeksasi lembaga BLI di SINTA, Kemenristekdikti.


“SINTA adalah aplikasi yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti yang dimaksudkan untuk memudahkan pendataan dan pemetaan publikasi ilmiah yang dilakukan oleh akademisi dan peneliti di Indonesia”, Lukman menambahkan.


Lebih detail dalam Pedoman Publikasi yang diterbitkan Kemenristekdikti tahun 2017, dijelaskan bahwa SINTA merupakan pusat indeks, sitasi, dan kepakaran terbesar di Indonesia berbasis web yang menawarkan akses cepat, mudah, dan komprehensif untuk mengukur unjuk kerja peneliti dan institusi berdasarkan publikasi yang dihasilkan serta kinerja jurnal berdasarkan jumlah artikel dan sitasi yang dihasilkan. SINTA menyediakan benchmark and analysis, identifikasi kekuatan riset setiap institusi, memperlihatkan kolaborasi penelitian, menganalisis tren penelitian, dan direktori pakar. Konten SINTA berasal dari publikasi akademisi dan peneliti di Indonesia serta jurnal Indonesia yang sudah terbit secara elektronik yang memiliki profil publikasi dan sitasi di pengindeks bereputasi. Sistem SINTA dikembangkan untuk mengintegrasikan publikasi dan jurnal yang terbit di Indonesia sehingga dapat dipetakan kinerja penulis jurnal dan institusi berdasarkan jumlah publikasi dan sitasi yang diperoleh serta peta kepakaran. Di dalam menu SINTA ini antara lain menampilkan; (1) peringkat dan profil jurnal, (2) peringkat dan profil institusi, (3) peringkat dan profil penulis, dan (4) penelusuran.



Sinta2

Dr. Lukman, M.Si selaku narasumber pada Alih informasi Sistem Indeks dan Sitasi Indonesia (SINTA) di Ruang Rapat “Cendana” P3HH Bogor (27/08/2018)


Lampiran: 0
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )