Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

KUNJUNGI STAND PAMERAN BLI KLHK, PRESIDEN TERKESAN DENGAN AIKO

01 Oktober 2018, 11:16 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

P3HH (Yogyakarta, 28 September 2018) - Presiden Republik Indonesia pada hari Jumat (28/9) mengunjungi stand pameran Pameran Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BLI-KLHK) pada Pameran Usaha Kehutanan (Pusaka) Tahun 2018 di Hutan Pinus Mangunan, Yogyakarta.

Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya yang mendampingi Presiden Joko Widodo menjelaskan kepada Presiden mengenai inovasi Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO). Pada kesempatan kunjungan Presiden tersebut, Dr. Esa Prakasa (peneliti Pusat Penelitian Informatika (P2I) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia /LIPI) dan Dr. Ratih Damayanti (Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) – BLI-KLHK) mendapat kesempatan untuk memperagakan cara mengidentifikasi kayu dengan AIKO generasi kedua. Presiden tampak terkesan dengan penemuan baru ini.

AIKO adalah alat identifikasi kayu otomatis berbasis computer vision merupakan hasil sinergi P3HH- BLI-KLHK dengan P2I-LIPI melalui dukungan program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (INSINAS), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sejak tahun 2017.

Perangkat AIKO berkembang dalam dua generasi. Generasi pertama (2017) diberi nama WoodID, yang merupakan aplikasi identifikasi kayu otomatis menggunakan desktop dan Dino-Lite (digital mikroskop). Cara kerja alat ini adalah dengan meletakkan sampel kayu pada mikroskop digital Dino-Lite yang terhubung dengan komputer. Selanjutkan komputer akan merekam dan mengidentifikasi citra permukaan sampel kayu tersebut dan mencocokkannya dengan pangkalan data citra jenis kayu. AIKO generasi kedua (2018) merupakan mobileApp yang menggunakan perangkat smartphone (HP) dengan tambahan lensa. Hasil identifikasi yang disajikan yaitu berupa informasi nama spesies, nama latin, berat jenis, kelas kuat, kelas awet, klasifikasi perdagangan dan rekomendasi penggunaan.

Tampak hadir pula mendampingi Presiden, antara lain Kepala BLI, Dr. Agus Justianto, Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL), Dr. Hilman Nugroho dan Kepala P3HH, Dr. Dwi Sudharto.

Pameran yang digelar selama 2 hari (28-29 September 2018) ini merupakan rangkaian dari kegiatan agenda sinergi nasional KPH, dunia usaha, masyarakat dengan dukungan teknologi untuk hutan yang mensejahterahkan.

Pameran ini menampilkan berbagai teknologi usaha kehutanan seperti: Reduce Impact Logging (RIL), Silvikultur Intensif (SILIN), Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), Sistem Informasi Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (SIPHPL) Online, Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH) Online, Sistem Informasi Spasial dan Dokumentasi (SINPASDOK) KPH, hingga Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO) dan Xylarium Bogoriense.

Dalam laporannya kepada Presiden, Menteri LHK menyampaikan bahwa pagi tadi telah meluncurkan Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO).

“Dengan alat ini (AIKO) maka identifikasi kayu yang semula 1-2 minggu menjadi hanya dalam hitungan detik dan ini penting untuk penentuan konfirmasi jenis kayu komersial dan termasuk keperluan untuk penegakan hukum” kata Siti.


Lampiran: 0
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )