Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

HADAPI ERA INDUSTRI 4.0, P3HH SELENGGARAKAN KONFERENSI INTERNASIONAL HASIL HUTAN

05 November 2018, 07:55 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

P3HH (Bogor, 2 November 2018) - Isu lingkungan hidup dan kehutanan menuju industri 4.0 harus didukung dengan IPTEK dan inovasi agar memiliki keunggulan dan daya saing yang tinggi. Pengolahan hasil hutan perlu sentuhan teknologi yang handal agar menghasilkan produk berkualitas tinggi, efisien dalam pemanfaatan bahan baku, memiliki prospek pasar yang bagus serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dr. Agus Justianto pada kegiatan International Conference on Forest Product 2018 (ICFP 2018) yang digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) dengan mengusung tema “Efficiency and Quality Improvement of Forest Products Utilization Towards Industry 4.0 (Efisiensi dan Peningkatan Kualitas Pemanfaatan Hasil Hutan menghadapi Industri 4.0)” di Bogor, Jumat (2/11/2018).

“Tema konferensi internasional ini sangat relevan untuk dibahas pada era saat ini” kata Agus. Seperti kita ketahui, dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri generasi keempat atau disebut juga Industri 4.0. Agus berharap IPTEK yang dipresentasikan pada konferensi intenasional ini dapat memberikan manfaat dan informasi berharga serta menjadi tolok ukur dalam pelaksanaan penelitian dan pengembangan hasil hutan ke depan, di Indonesia maupun dalam tataran internasional.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kerjasama dan Diseminasi, P3HH Dr Wening Sri Wulandari selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan bahwa konferensi internasional ini bertujuan untuk menyebarluaskan IPTEK dan inovasi sekaligus merupakan upaya mengembangkan jejaring litbang ke tingkat internasional.

“Penyelenggaraan konferensi internasional kali ini juga merupakan salah satu implementasi peran P3HH sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pemanfaatan Hasil Hutan Tropis yang dituntut untuk mampu melaksanakan kegiatan pada tingkat internasional” lanjut Wening.

Peserta konferensi sebanyak 100 orang berasal dari peneliti, ilmuwan, dan pemangku kepentingan dari berbagai lembaga litbang dan perguruan tinggi. Empat keynote speaker ditampilkan pada plenary session, yaitu : Prof. Dr. Paridah Tahir (Universiti Putra Malaysia), Prof. Dr. Byung-Dae Park (Kyungpook National University Korea), Dr. Wahyu Dwianto (LIPI), dan Ir Jamal Balfas, MSc (P3HH), untuk berbagi informasi dan pengalaman best practices pengelolaan hasil hutan. Sebanyak 24 presenter memaparkan informasi iptek unggulan dalam bidang pemanenan hasil hutan, teknologi bio-komposit, bio energi, hasil hutan bukan kayu, sifat dasar kayu, dan pengeringan kayu.

Pada penutupan konferensi, Kepala P3HH Dr. Dwi Sudharto menyampaikan P3HH merencanakan untuk mengagendakan international conference secara periodik dengan mengangkat tema strategis dan actual terkait pengolahan hasil hutan.



Industri2



Industri3


Lampiran: 0
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )