Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

 Prosiding Bunga Rampai Orasi APU 9 Peneliti Pustekolah

Jamur atau supa atau cendawan atau fungi perusak kayu dapat dikelompokkan menjadi:
jamur pelapuk yaitu jamur pelapuk putih (white rot fungi), jamur pelapuk cokelat (brown rot fungi) dan jamur pelunak (soft rot fungi), dan jamur pewarna antara lain jamur biru (blue stain)
dan jamur pewarna permukaan atau kapang (mold). Serangan jamur tersebut dapat terjadi
pada kayu, rotan, bambu dan biji-bijian yang masih segar/basah sampai yang sudah kering.
Hampir semua jenis kayu, rotan dan bambu dapat terserang jamur baik berupa bahan baku
maupun barang jadi yang terpasang. Serangan jamur tersebut dapat menurunkan kekuatan
dan atau kualitasnya. Penurunan kualitasnya secara umum ditandai oleh cacat genetis, fi sis,
mekanis dan biologis. Cacat biologis dipandang sebagai faktor yang paling menentukan karena
meninggalkan bekas serangan, merusak struktur dan kekuatannya. Namun di balik itu terdapat
juga jamur yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan, antara lain sebagai pangan fungsional, bioaktivator dalam pembuatan kompos, untuk proses biopulping, biobleaching, dan bioremediasi lingkungan.
Unduh Lampiran
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )