Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

Detail Peneliti

Nama Peneliti : Ir. Efrida Basri, M.Sc
NIP : 19580224 198303 2 003
Tempat/Tanggal Lahir : Bukit Tinggi, 24-02-1958
Alamat : Komp. Kehutanan Rasamala II No. 4 Cikoneng, Ciomas, Bogor.
Unit Kerja : Puslitbang Hasil Hutan
Email : denvig@yahoo.com
Jabatan Fungsional : Peneliti Utama
Bidang Kepakaran : Pengolahan Hasil Hutan
Bidang Penelitian : Pengeringan Kayu
Disiplin Ilmu : Kehutanan
Pangkat/Golongan : Pembina Utama, Gol. IV/e
Info Karir
Riwayat Pendidikan Tahun: 1982
Tingkat Pendidikan:  S1 
Institusi Pendidikan: Fakultas Kehutanan IPB
Program Studi: Teknologi Hasil Hutan

Tahun: 2011
Tingkat Pendidikan:  S2 (Magister Science)
Institusi Pendidikan: Fakultas Kehutanan UGM
Program Studi: Ilmu Kehutanan

Daftar Publikasi
a. Jurnal Nasional (judul, nama jurnal/prosiding, tahun terbit, penerbit, ISSN / ISBN)

Jurnal Internasional : Basri, E., Saefudin, S. Rulliaty, and K. Yuniarti. 2009. Drying Conditions for 11 Potential Ramin Subtitutes. Journ. of Tropical Forest Science 21 (4): 328-335. Forest Research Institute Malaysia. ISSN: 0128-1283.

Jurnal Nasional (thn 1999-2014):
1. Basri, E., E.T. Choong, K. Sofyan dan H. Roliadi. 1999. Dryability classification of twenty-five timber species of Indonesia. Jurnal Teknologi Hasil Hutan  Vol. XII ( 2): 21-28. Fahutan IPB, Bogor.
 
2. Basri, E. 2000. Teknik pengeringan empat jenis kayu diameter kecil asal hutan tanaman. Buletin Penelitian Hasil Hutan Vol. 17 (4): 199-2008.
 
3. Basri, E. 2001. Drying schedules for Small-Diameter Logs from Jambi and Their Proper Utilization for Wooden Craft Products. Journal of Forestry Research Vol. 2 (1): 23 – 27. Forestry Research and Development Agency. Jakarta. 
 
4. Basri, E., D. Rohadi and T. Priadi. 2004. The Alleviation of Discoloration in Teak (Tectona grandis) Wood through Drying and Chemical Treatments. Jurnal IPTEK Kayu Tropis Vol. 2 (1): 57-61. Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia, Bogor.
 
5. Basri, E. dan N. Hadjib. 2004. Hubungan Sifat Dasar dan Sifat Pengeringan Lima Jenis Kayu Andalan Jawa Barat. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 22 (3): 155-166. Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan.  Bogor.
 
6. Basri, E. dan Saefudin. 2004. Pengaruh umur dan posisi letak ruas pada batang terhadap sifat pengeringan tiga jenis bambu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 22 (3): 123-134. Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan.  Bogor.
 
7. Basri, E. 2005. Bagan pengeringan dasar 16 jenis kayu Indonesia. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 23 (1): 15 –22. P3HH, Bogor.
 
8. Basri, E. 2005. Mutu kayu mangium dalam beberapa metode pengeringan.  Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 23 (2): 117 –126. P3HH, Bogor.
 
9. Basri, E., N.Hadjib and Saefudin. 2005. Basic properties in relation to drying properties of three wood species from Indonesia. Journal of Forestry Research Vol. 2 No. 1. Forestry Research and Development Agency, Jakarta.
               
10. Basri,  E. dan A. Supriadi. 2006.  Uji coba mesin pengering kayu kombinasi tenaga surya dan panas dari tungku Tipe I (SC+TI). Jurnal Penelitian Hasil Hutan 24 (5): 437-448. Bogor.
 
11. Basri, E. dan Saefudin. 2006. Sifat kembang susut dan kadar air keseimbangan bambu tali pada berbagai umur dan tingkat kekeringan. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 24 (3): 241 –250. P3HH, Bogor.
 
12. Basri, E. dan S. Rulliaty, dan Saefudin. 2007. Sifat dan kualitas pengeringan lima jenis kayu dari Kebun Raya Bogor. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 25 (3): 256-265. P3HH, Bogor.
 
13. Basri, E., R.G.N. Triantoro dan Wahyudi. 2007. Sifat dan Jadwal Pengeringan Lima Jenis Kayu Papua Barat. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis 5 (2): 57-62.
 
14. Basri, E. 2008. Bagan pengeringan dasar 12 jenis kayu dari Indonesia. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 26 (2): 181 –192. P3HH, Bogor.
 
15. Basri, E. dan S. Rulliaty. 2008. Pengaruh Sifat Fisik dan Anatomi terhadap Sifat Pengeringan Enam Jenis Kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 26 (3): 253-272. Pusat Litbang Hasil Hutan.  Bogor.
 
16. Basri, E. dan S. Rulliaty. 2008. Peningkatan kualitas kayu cepat tumbuh untuk bahan baku mebel melalui pengeringan. Buletin Hasil Hutan Vol. 14 (1): 39-44. P3HH, Bogor. 
 
17. Basri, E. 2009. Kualitas pengeringan kayu jati cepat tumbuh dan jati konvensional. Buletin Hasil Hutan Vol. 15 (1): 1-7. P3HH, Bogor.
 
18. Basri, E. 2009. Pengaruh lama pengukusan terhadap laju pengeringan, penyusutan, dan mutu kayu titi. Buletin Hasil Hutan Vol. 15 (1): 23-29. P3HH, Bogor.
 
19. Basri, E., Kaomini, dan K. Yuniarti. 2009. Kualitas filamen dan benang sutera dari kokon hasil uji coba pengeringan dan penyimpanan menggunakan alat desain P3HH Bogor. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 27 (3): 213-222. P3HH, Bogor.
 
20. Saefudin, E. Basri, dan N. Hadjib. 2008. Pengaruh umur, posisi batang dan tingkat kekeringan terhadap sifat fisik dan kualitas pengeringan bambu andong. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 26 (4): 289 –298. P3HH, Bogor. 
 
21. Yuniarti, K. and E. Basri. 2009. Drying rasamala with combined heat released from solar energy, fuel-powered stove and heater. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 27 (2): 181 –190. P3HH, Bogor.
 
22. Basri, E., T.A. Prayitno, dan Gustan Pari. 2012. Pengaruh umur pohon terhadap sifat dasar dan kualitas pengeringan kayu waru gunung (Hibiscus macrophyllus Roxb.). Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 30 (4): 243-253. Pustekolah, Bogor.
 
23. Basri, E. dan I. Wahyudi. 2013. Sifat dasar kayu jati plus Perhutani dari berbagai umur dan kaitannya dengan sifat dan kualitas pengeringan. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 31 (2): 93:102. Pustekolah, Bogor. 

b. Prosiding Internasional:
 
1. Basri, E., H. Roliadi, Rahmat. 1998. Drying technique for Kumia (Manilkara sp) wood. Proceedings. The Second International Wood Sci. Seminar. LIPI – JSPS Core University Program In The Field of Wood Sci. pp. C46-C56. Serpong, Indonesia. ISBN: 979-8580-20-6.
 
2. Basri, E., H. Roliadi, Rahmat. 1999. The effect of pre-steaming and cross-sectional end-coating on drying properties of Indonesian torem (Manilkara kanosiensis) wood. Proceed the Fourth Intern Conference  on the Development of Wood Sci., Wood  Techn.  and Forestry.  Forest Prod. Research Centre. England. Pp 14-17. ISBN: 0-948314-37-0.
 
3. Basri,  E., K. Hayashi, N. Hadjib, H. Roliadi. 2000. The Qualities and Kiln Drying Schedules of Several Wood Species from Indonesia. In Sustainable Utilization of Forest Products, Socio-Economical and Ecological Management of Tropical Forests. Proceed. of the  Third International Wood Science Symposium, November 1-2, 2000 in Kyoto. Pp 43-48. Wood Research Institute, Kyoto University. Japan. 
 
4. Basri, E, K. Hayashi, S. Masasuke dan H. Nishiyama. 2001. Optimum drying schedule for some fast grown species from Indonesia. Proceedings of The Seventh International IUFRO Wood Drying Conference, July 9 – 13, 2001 in Tsukuba. Pp 84-89. Forestry and Forest Products Research Institute. Japan.
 
5. Basri, E., K. Hayashi, and Rahmat. 2002. The combination of shed and kiln drying resulted in good quality of mangium lumbers. Proceed. of the Fourth International Wood Science Symposium, September 2-5, 2002 in Serpong. Pp. 101-106. LIPI-JSPS Core University Program in the Field of Wood Science. Indonesia.
 
6. Basri, E., Gusmailina and Priadi. 2003. The combination of solar and biomass energy in wood drying.  Regional Workshop on Drying Technology. The Third Seminar and Workshop. ASEAN Subcommittee on Non-Conventional Energy Research in Bogor.  
 
7. Basri, E. 2003. The combination of solar and Biomass energy in wood drying. Workshop and Expose Fundamental Research  Scientific Results of Indonesian-Japan Cooperation Program LIPI – JSPS July 17-18, 2003 in Jakarta.
 
8. Basri,  E. and K. Yuniarti. 2005. The combination of solar energy and heating stoves sistem for drying wood. Proceed.  Of the 6th International Wood Science Symposium, August 29-31, 2005 in Bali.  LIPI-JSPS Core University Program in the Field of Wood Science. pp 151-155. 
 
9. Basri, E., Jasni, and R. Damayanti. 2011. Trial test on the presevation and steaming of mahoni wood using the designed machine of Forest Products R&D Center.Proceed. The  2nd International Symposium of Indonesian Wood Research Society in Bali, 12-13 nov. 2010. Pp 176-181. 
 
10. Basri, E., G.A. Harris, B. Ozarska, J. Malik, R. Damayanti, Y.S. Hadi. 2012. Wood Drying Problems and Possible Solutions for Small Enterprises of Wood Furniture Industries in Jepara Region. Proceed. INAFOR 2011: International Conference of Indonesia Forestry Researchers: Strengthening Forest Science and Technology for Better Forestry Development, 5-7 December 2011 in Bogor. INAFOR11E-036. Pp 298-306. ISBN: 978-979-8452-45-1.
 
11. Basri, E., Krisdianto, G. Harris, B. Ozarska. 2013. Development of simple and affordable drying chamber for small and medium enterprises (SMEs) furniture in Jepara. Proceed. Furniture, Timber and Forest Ecosystem Service Value Chains. Prosiding online CIFOR. 

Prosidings Nasional (thn 2001-2014)
 
1. Basri, E. dan  Y.I. Mandang. 2001. Pengeringan kayu: Pentingnya pemahaman sifat-sifat kayu untuk mendukung teknologi pengolahan. Prosid. Diskusi Teknologi Pemanfaatan Kayu Budidaya untuk Mendukung Industri Perkayuan yang Berkelanjutan, tanggal 7 Nov. 2001. Puslitbang Tekno. Hasil Hutan. Bogor.  Hlm. 261-268.
 
2. Basri, E. 2002. Pengeringan kayu di Indonesia: Permasalahan dan upaya pemecahannya. Prosid. Workshop Teknologi Pengeringan dan Teknik Pengawetan kayu.Puslitbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor. Hal 53-58.
 
3. Basri, E. 2002. Sifat dan teknologi pengolahan sederhana kayu mindi (Melia azedarach L.) dan kayu manis (Cinnamomum burmanii BL). Prosid. Seminar Hasil Penelitian Teknologi Hasil Hutan. Bogor. Hal 197-202.
 
4. Basri, E. dan K. Yuniarti. 2002. Sifat pengeringan alami dan suhu tinggi kayu mangir, tisuk dan sukun. Prosid. Semnas Mapeki V. Puslitbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor. Hal 329-333. 
 
5. Basri, E. dan Saefudin. 2003. Potensi kayu manis (Cinnamomum sp), budidaya dan pemanfaatannya untuk industri perkayuan. Prosid. Semnas Mapeki VI. Bukittinggi, Sumatera Barat.  
 
6. Basri, E. and K. Yuniarti. 2006. Sifat dan bagan pengeringan sepuluh jenis kayu hutan rakyat untuk bahan baku mebel. Prosid. Seminar Hasil Litbang Hasil Hutan, tanggal 21 September 2006 di Bogor. P3HH, Bogor.
 
7. Basri, E. dan N. Hadjib. 2007. Pengeringan kayu tanaman untuk bahan baku kayu pertukangan. Semnas Sistem penyediaan Kayu bermutu Konstruksi di Bandung, tanggal 27 Nov. 2007. Puslitbang Permukiman. Bandung.
 
8. Basri, E dan Saefudin. 2007. Kualitas pengolahan tiga jenis kayu substitusi ramin dari koleksi kebun raya Bogor.  Prosid. Semnas Mapeki X. Pontianak. Hal 222-228.
 
9. Basri, E. 2008. Standar mutu kayu berdasarkan sifat pengeringannya. Prosid. Semnas Mapeki XI. Palangka Raya.  Hal 221-229.
 
10. Basri, E. dan Saefudin. 2008. Sifat pengeringan cabang tiga jenis kayu kurang dikenal. Prosid. Semnas Mapeki XI. Palangka Raya.  Hal 504-508.
 
11. Basri, E. dan Saefudin. 2009. Perbedaan sifat pengeringan dua jenis kayu dari genus Litsea dalam dua metode pengeringan. Prosid. Semnas Mapeki XII. Bandung. Hal 577-584.
 
12. Basri, E. dan Saefudin.  2011. Rasio penyusutan arah tangensial terhadap radial dan kadar air titik jenuh serat tiga jenis cabang. Prosid. Semnas Mapeki XIII. Sanur-Bali. Hal 923-928.
 
13. Hadjib, N., E. Basri, P. Sutigno. 2002. Keadaan penelitian dan pengembangan sifat dasar dan pengolahan kayu serta bahan berlignoselulosa lain. Semnas Mapeki V. Puslitbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor. Hal 691-701.
 
14. Saefudin dan E. Basri. 2003. Pemanfaatan manii (Maesopsis eminii) dalam sistem konservasi lahan marginal bekas penambangan emas. Prosid. Semnas Mapeki VI. Bukittinggi, Sumatera Barat.
 
15. Yuniarti, K., E. Basri, N. Hadjib. 2001. Sifat tusam (Pinus merkusii et de Vrise) koakan untuk menunjang kemungkinan pemanfaatannya bagi industri kecil. Prosid. Semnas Mapeki IV. Samarinda. Hal. 69-75.
 
16. Yuniarti, K. dan E. Basri. 2008. Drying teak in solar collector. Prosid. Semnas Mapeki XI. Palangka Raya.
 
17. Yuniarti, K. and E. Basri. 2009. Laju dan mutu pengeringan lima jenis kayu asal Jawa Barat. Prosid. Semnas Mapeki XII. Bandung. Hal 569-576.
 
22. Basri, E. 2013. Hubungan pengeringan dengan peningkatan kualitas kayu. Prosid. Gelar Teknologi Hasil Penelitian tanggal 10-11 April 2012 di Bodowoso. Puslitbang Konservasi dan Rehabilitasi. Bogor.

c. Buku 
 
1. Hayashi, K., C. Tanaka, Y. Kanagawa, N. Kinoshita, E.s. Bakar, Y.S. Hadi, S. Ruhendi, W. Darmawan, E. Basri.  2001. Development of optimum machining and drying methods for fast grown species and lesser uses species. Midterm Report of JSPS-LIPI Core Unic. Program in the Field of Wood Sci. during 1996-2000. Research Institute for Sustainable Humanosphere, Kyoto University, Japan. ISBN: 4-9900692-4-4.
 
2. Yano, H.,  S. Kawai, K. Hayashi,  E. Basri, A. Firmanti, C.M.E. Susanti, B. Subiyanto and Subyakto. 2006.  Total utilization of Acacia mangium Wild. Sustainable Development and Utilization of Tropical Forest Resources. Report of JSPS-LIPI Core University Program in the Field of Wood Science 1996-2005. Research Institute for Sustainable Humanosphere, Kyoto University, Japan. ISBN: 9900870-2-X.
 
3. Atlas Kayu Indonesia Jilid III. 2004. Penulis bidang Pengeringan Kayu. Pusat Litbang Teknologi Hasil Hutan. Bogor. ISBN: 979-3132—12-4.
 
4. Sifat dan Kegunaan Kayu. 2009. Penulis bidang Pengeringan Kayu. Pusat Litbang Hasil Hutan. Bogor. ISBN: 978-979-3132-34-1.
 
5. Basri, E., Andianto, N. Hadjib, H. Roliadi, A. Sokanandi, M. Muslich, Djarwanto, J. Balfas, M. I. Iskandar, Adburahman, A. Supriadi, D. Anggraini. 2014. Sifat dan pengolahan hasil hutan kayu. Buku III. Sedang dalam proses akan diterbitkan. 

Riwayat Pekerjaan Tahun:  1982 - sekarang
 
Unit Kerja: Kelti Pemanfaatan Hasil Hutan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan (PUSTEKOLAH)
 
Jabatan:   Peneliti Utama Bidang Pengolahan Hasil Hutan (sejak tahun 2005)
 
Lain-lain  :
- Koordinator Rekayasa Alat dan Bahan Penunjang Penelitian  untuk UKM, lingkup Badan Litbanghut tahun 2003 – 2010.
 
-Anggota Dewan Riset Badan Litbanghut, Kemenhut sejak tahun 2013.
 
-Ketua kelompok peneliti Pengolahan Hasil hutan Pustekolah. 

Kegiatan Kerjasama 
(DN & LN) dan Kegiatan Pelatihan Kerjasama LN:

1. Judul kerjasama :  The Feasibility on Small Diameter Log Resource Development in Indonesia
Tahun (jangka waktu): 1999-2000 
Mitra : Republic of  Korea 
Bidang/topik kerjasama : Utilization of Small Diameter Logs 
Posisi : Peneliti Pengeringan Kayu

2. Judul kerjasama :  Sustainable Development and Utilization of Tropical Forest Resources. JSPS-LIPI Core Univ.  Program
Tahun (jangka waktu): 1999 - 2002
Mitra : Kyoto Univ. (Jepang) dan Univ. Putra Malaysia (Malaysia)
Bidang/topik kerjasama : Wood Science/Lesser Used and Fast Growing Species
Posisi : Anggota tim Pengeringan Kayu

3. Judul kerjasama : Improving Added Value and Small Medium Enterprises Capacity in The Utilization of Plantation Timber for Furniture Production in the Jepara Region (ACIAR PROJECT FST/2006/117)
Tahun (jangka waktu): 2010 - 2014
Mitra : Melbourne Univ. (Melbourne), Depart of Agriculture, Fisheries & Forestry (Brisbane), IPB, PIKA, UGM.
Bidang/topik kerjasama : Wood Processing
Posisi : Coordinator of Wood Drying Activities

Kerjasama DL (antar BUMN/Eselon I/Kementerian/Swasta): 
 
1. Inhutani II. 
Tahun: 2002
Posisi: Tenaga ahli pembuatan sistem pengering “Shed” untuk kayu Acacia mangium di Stagen (Kalsel).

2. Dep. Koperasi Jakarta
Tahun : 2006
Posisi: tenaga ahli untuk pembuatan dan bantuan mesin pengering kayu ke UKM

3. Pustanling, Kemenhut Jakarta
Tahun : 2007-2008
Posisi : anggota Pokja Standar Kayu untuk Mebel

4. Direktorat industri Hasil Hutan dan Perkebunan, Ditjen Industri AGRO, Kemenperin Jakarta.
Tahun: 1998-sekarang (tergantung kebutuhan).
Posisi:  tenaga pengajar bidang pengeringan dan tenaga ahli untuk pembuatan/bantuan mesin pengering kayu ke industri. 

5. Diektorat Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan, Ditjen Bina Usaha Kehutanan, Kemenhut Jakarta.
Tahun : 2007- sekarang
Posisi:  tenaga pengajar bidang pengeringan dan tenaga ahli bantuan mesin pengering kayu ke UKM

6. Dinas Kehutanan DKI, Jakarta 
Tahun : 1988 – sekarang (tergantung kebutuhan)
Posisi : tenaga pengajar untuk kegiatan pelatihan dan tenaga ahli untuk mesin pengering kayu  

7. Kemenristek Jakarta – Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa Kemenristek
Tahun: 2009, 2010, 2012, sebagai pelaksana utama kegiatan penelitian 
Tahun :    2011, sebagai anggota tim 

8. Beberapa Industri Pengolahan Kayu di Jabodetabek
Posisi:  Peneliti bagan pengeringan kayu untuk penggunaan di kiln drying
 
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )